Portal Wirausaha Indonesia
MENU UTAMA
Halaman Depan  
Berita  
Kiat Bisnis  
Inspirasi  
Strategi bisnis  
Rubrik Bisnis  
Kisah Sukes  
Jenaka 
Pengembangan Diri 
Young Entrepreneur 
Buku Baru 

PROMO GRATIS

KLINIK
Kewirausahaan  













  ::. Gacerindo, portal wirausaha Indonesia : berita, artikel, kisah sukses, jenaka, pengembangan diri, strategi bisnis, profil bisnis, pendaftaran, gratis, iklan gratis, iklan mini, diskusi, seminar, event, fasilitas, bisnis, pengusaha, buku,
 
Update : 12 Apr 2010

“Ternyata Bisnis Setrum Itu Tidak Mudah Lho...”

Salah satunya Presiden Direktur PT Truba Jaya Engeenering, Erman Suparno.

Bekas Menakertrans ini punya anggapan istimewa pada angka 11. Namun, mengapa angka 11 begitu istimewa buatnya?

Dia menceritakan, angka 11 memiliki makna istimewa dalam kariernya, tepatnya ketika bergabung di perusahaan yang bergerak di bidang power plant PT Truba Jaya Engenering. Usai mengakhiri jabatannya sebagai menteri sejak 2004-2009, Erman langsung dipinang mengisi posisi presiden direktur (Presdir) di Truba. Uniknya, tawaran Truba Engenering itu terjadi pada tanggal 11, bulan 11 dan jam 11. Hal inilah yang menjadikan angka 11 begitu istimewa buat dirinya. “Makanya, angka 11 istimewa buat saya,” ujarnya.

Dia mengatakan, pilihannya masuk ke dunia pembangunan power plant karena dipandang beda dari yang lain. “Bangun gedung tinggi atau apa, itu sudah biasa. Ternyata bikin setrum itu tidak mudah lho,” ujarnya.

Dengan santai dan jenaka, Erman pun menceritakan pengalamannya usai menjadi menteri. Saat menjadi pejabat pemerintah, Erman melakukan pekerjaan berdasarkan peraturan-peraturan yang ada.

“Peraturan-peraturan dibuat kadang-kadang parsial dan tidak sistemik. Maka birokrasi itu terkesan bertele-tele. Tapi kalau profesional membuat segala sesuatunya secara sistemik sehingga perjalannya, tahapan-tahapannya dan accountability-nya juga je­las,” papar Erman.

Waktu Erman memegang jabatan di Depnakertrans, sebetulnya tidak berbeda. Segala sesuatunya harus berjalan sesuai sistem. Birokrasi di departemen itu bisa dibenahi asal sistem dibangun dulu. Ketika jadi menteri, tahun pertama bangun sistem, se­hingga perjalanan itu bisa dikhususkan ke pelayanan publik.

“Tapi jabatan saya sama lho kayak Pak SBY. Sama-sama presiden. Bedanya, Pak SBY Presiden RI, saya presiden direktur,” canda politisi PKB itu.

Menurut Erman, pekerjaan dan posisinya dulu dengan sekarang sama-sama penting. Bahkan, dia bersyukur, dirinya kini tidak masuk dalam ke pemerintahan lagi. “Saya ber­syukur tidak ikut ribut-ribut seperti saat ini,” ujarnya sambil tertawa.

Sebagai bekas menteri, Erman terlihat santai saat kembali bertemu dengan para wartawan. Dari dulu, Erman memang selalu akrab dengan para kuli tinta.

Erman Suparno


 
 


SURAT PEMBACA






Internet House Internet House daPenCentre Edutainment & Information Centre Simp.3 Sebanga Duri Riau ...

asuransi gratis ayo buruan sebelum terlambat!!! ...

RUMAH DI TEGAL DIJUAL ALAMAT JL. MUHARI N0 675 RT 9 RW 3 DALATULANG TEGAL. LUAS BANGUNAN 320M2 , LUAS HALAMAN 8 X 15 M ...

PERHATIAN..!!! dibuka kesempatan untuk kerjasama (FRANCHISE). dengan modal 15 juta sudah punya usaha sendiri. bisni ...

Keajaiban Penyembuhan dari alam (Air) Teknologi kesehatan baru dari Jerman, dengan menggunakan teknologi resonansi nano (bagian terkecil d ...



LifeWisdwm-Presenter
Copyright (c) 2007, Gacerindo.com.
All Rights Reserved Hak cipta dilindungi Undang-undang