Portal Wirausaha Indonesia
MENU UTAMA
Halaman Depan  
Berita  
Kiat Bisnis  
Inspirasi  
Strategi bisnis  
Rubrik Bisnis  
Kisah Sukes  
Jenaka 
Pengembangan Diri 
Young Entrepreneur 
Buku Baru 

PROMO GRATIS

KLINIK
Kewirausahaan  













  ::. Gacerindo, portal wirausaha Indonesia : berita, artikel, kisah sukses, jenaka, pengembangan diri, strategi bisnis, profil bisnis, pendaftaran, gratis, iklan gratis, iklan mini, diskusi, seminar, event, fasilitas, bisnis, pengusaha, buku,
 
Update : 09 Mar 2010

Gagas Sistem Pendidikan Yang Terpadu & Sistemik

Komitmen Ary Ginanjar terhadap dunia pendidikan nasional tidak diragukan. Dengan bekal pelatihan kecerdasan emosional, spiritual dan intelektual (ESQ), dia menggagas sistem pendidikan terpadu secara nasional. Tiga universitas ternama sudah memberikan apresiasi.

Bagi Ary, dunia pendidikan harus jadi perhatian khusus jika rakyat Indonesia ingin maju dibandingkan dengan negara-negara lain. Apakah itu nanti maju dalam teknologi, bisnis atau sosial. Menurutnya, munculnya berbagai kejadian seperti tindakan asusila seperti lewat jejaring sosial, salah satunya dipicu mi­nimnya kecerdasan emosianal dan spiritual pelajar Indonesia.

“Sebenarnya ini masalah moral, dimana masalah ini sangat dipengaruhi sistem pendidikan. Sistem pendidikan saat ini hanya meningkatkan kecerdasan intelektual dan melupakan kecerdasan emosional dan spiritual,” ujar Ary pada Rakyat Merdeka di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, kalau melihat UUD 45 Pasal 31 tentang Pendidikan dan Kebudayaan pada ayat 3 secara tegas disebutkan pemerintah harus menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi kecerdasan kehidupan bangsa. “Nah, ini amanah rakyat yang belum dipraktikan, sehingga menurut saya ESQ penting di kurikulumkan,” kata Ary.

Dia berharap dengan kerja sama atau MOU di setiap universitas, dapat melahirkan ma­­­nusia yang memiliki karakter mulia, jujur tanggung jawab, visioner, disiplin dan peduli.

Menanggapi gagasan Ary tersebut, Rektor Universitas Negeri Jogyakarta Rochmat Wa­hab menyatakan pembangunan karakter dalam dunia pendidikan menjadi tema pokok dan misi universitasnya. “Itulah mengapa kami memberikan penghargaan tertinggi Doktor Honoris Causa kepada Ary Ginanjar Agustian,’’ cetusnya.

Sementara Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof der Soz Gumilar Soemantri menyatakan pendidikan yang harus muncul adalah wisdom dan spiritualitas.

Rektor Universitas Mercu Buana Suharyadi menyatakan mulai tahun lalu mengganti Program Ospek mahasiswa baru dengan training ESQ. ’’Dampaknya training ESQ terasa dan mewarnai kehidupan dalam kampus berupa perilaku yang jauh lebih baik,” ujarnnya.

Dwi ( RM )


 
 


SURAT PEMBACA






Internet House Internet House daPenCentre Edutainment & Information Centre Simp.3 Sebanga Duri Riau ...

asuransi gratis ayo buruan sebelum terlambat!!! ...

RUMAH DI TEGAL DIJUAL ALAMAT JL. MUHARI N0 675 RT 9 RW 3 DALATULANG TEGAL. LUAS BANGUNAN 320M2 , LUAS HALAMAN 8 X 15 M ...

PERHATIAN..!!! dibuka kesempatan untuk kerjasama (FRANCHISE). dengan modal 15 juta sudah punya usaha sendiri. bisni ...

Keajaiban Penyembuhan dari alam (Air) Teknologi kesehatan baru dari Jerman, dengan menggunakan teknologi resonansi nano (bagian terkecil d ...



LifeWisdwm-Presenter
Copyright (c) 2007, Gacerindo.com.
All Rights Reserved Hak cipta dilindungi Undang-undang